13/05/2026
Kasus “transaksi void” belakangan kembali viral dan ramai dibahas. Tapi jujur aja, ini bukan hal baru di dunia bisnis restoran atau F&B. Yang bikin bahaya?
Kejadiannya halus, gak berisik, tapi pelan-pelan mengikis profit. Modus yang sering kejadian:
1️⃣ Customer udah bayar, tapi transaksi atau bill belum di-close alias menggantung.
2️⃣ Customer pergi tanpa minta struk final bukti transaksi. Terus, bill di-void setelahnya dengan approval internal. Terlihat valid tapi uangnya gak jelas ke mana.
3️⃣ Nominal kecil, tapi dilakukan setiap hari. Biasanya kejadian pada transaksi tunai, diambil dikit-dikit biar gak langsung mencurigakan.
4️⃣ Void dengan alasan salah input orderan. Padahal, gak di-order ulang, gak ada refund ke customer.
Kebocoran kayak gini sering terjadi bukan karena niat di awal, tapi karena ada celah di sistem POS yang terbuka. Banyak owner fokus mengejar omzet restoran, tapi lupa memastikan manajemen restoran dan alur uang di operasional benar-benar aman.
Sudah pakai aplikasi kasir digital tapi masih aja s**a bocor? Saatnya beralih ke aplikasi restoran Saji yang lebih dari sekadar POS dan dilengkapi fitur otorisasi berupa OTP dan PIN.
Setiap perubahan, pembatalan, atau penghapusan dari setiap orderan dan pembayaran yang dilakukan oleh karyawan, harus lebih dulu mendapatkan persetujuan dari owner atau pengelola melalui kode OTP atau PIN.
Penasaran dengan cara kerjanya? Komen “BOCOR HALUS” untuk jadwalkan online demo GRATIS!