IDNFinancials

IDNFinancials Indonesia's premier stock and marketplace platform. | Available on Google Play |

IDNFinancials is a Video and Technological Platform for Indonesia's stock exchange.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,98% pada perdagangan Rabu (13/5), yang menjadi hari bursa terakhir ...
13/05/2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,98% pada perdagangan Rabu (13/5), yang menjadi hari bursa terakhir untuk pekan ini.

Akumulasi penurunan IHSG pun telah mencapai 2,64% sejak awal pekan, serta menjadi level terendah bagi IHSG dalam setahun terakhir.

Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, penurunan IHSG telah berlangsung sejak sesi pertama, serta mendorong outflow sekitar Rp1,08 triliun.

Analis Phintraco Sekuritas menilai pengumuman review kuartalan dari indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI), telah menjadi sentimen negatif yang mendorong pelemahan IHSG.

“Namun perkiraan foreign outflow tidak sebesar proyeksi sebelumnya dan optimisme investor bahwa Indonesia masih tidak berubah di Emerging Market, serta sebagian arus dana keluar selama ini sudah mengantisipasi langkah MSCI,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya menilai pelemahan IHSG hari ini terbilang wajar, karena volume dan nilai transaksi harian di bursa cenderung stabil.

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63770

JAKARTA - Pemerintah Indonesia memastikan pengiriman perdana minyak mentah asal Rusia akan tiba dalam satu hingga dua pe...
13/05/2026

JAKARTA - Pemerintah Indonesia memastikan pengiriman perdana minyak mentah asal Rusia akan tiba dalam satu hingga dua pekan ke depan, setelah seluruh kontrak pembelian rampung dan menunggu penyelesaian teknis pengapalan.

Langkah ini menjadi bagian dari kesepakatan energi yang dicapai usai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah bersama pihak Rusia kini tengah memfinalisasi pengaturan pengiriman sebelum crude oil mulai masuk ke Indonesia.

"Sekarang kita sedang membahas detail teknis pengiriman. Mungkin bisa terjadi dalam satu atau dua minggu," kata Bahlil kepada wartawan di Jakarta seperti dikutip Antara News.

Ia menegaskan kesepakatan pembelian minyak mentah Rusia telah selesai, termasuk penandatanganan kontrak kerja sama. Namun, pemerintah belum membuka nilai transaksi maupun skema harga dalam perjanjian tersebut.

"Kesepakatan telah tercapai, kontrak telah selesai," ujarnya. Impor ini merupakan bagian dari rencana Indonesia membeli 150 juta barel minyak mentah Rusia secara bertahap hingga akhir 2026.

Pemerintah menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah gejolak pasar minyak global dan tingginya kebutuhan bahan bakar domestik.

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63765

Hasan mengaku Indonesia saat ini justru memiliki potensi naik kelas dari Emerging Market ke level berikutnya, yaitu Deve...
13/05/2026

Hasan mengaku Indonesia saat ini justru memiliki potensi naik kelas dari Emerging Market ke level berikutnya, yaitu Developed Markets seperti Jepang, Hong Kong, hingga Singapura. Terutama dengan berbagai peningkatan integritas pasar modal dalam beberapa bulan terakhir.

“Nah ini erat kaitannya dengan kriteria di Developed Market ... nah itu yang justru kita harapkan fondasi awal ini kalau kemudian didorong lebih jauh, bukan malah kita stay di kelas market sekarang,” ungkap Hasan.

Selain itu, Hasan menilai saat ini ada banyak saham di BEI yang berpotensi masuk MSCI Small Cap Indexes maupun kelas indeks yang lain.

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63766

JAKARTA - PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp1,3 t...
13/05/2026

JAKARTA - PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp1,3 triliun atau Rp351 per saham kepada para pemegang saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, Rabu (13/5) pembagian dividen tersebut telah di setujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Le Meridien Hotel Jakarta, Selasa (12/5).

Selain dividen, Perseroan juga menetapkan dana cadangan umum sebesar Rp1 miliar dan laba ditahan sebesar Rp1 triliun.

Sebagai informasi, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,39 triliun hingga akhir 2025, turun 3,63% dari Rp2,48 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meskipun mencatatkan penurunan pada laba, Perseroan mampu membukukan penjualan senilai Rp2,68 triliun pada 2025. Angka ini naik 12,61% dari 2,38 triliun pada periode yang sama sebelumnya.

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 26 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Adapun pembayaran dividen tunai akan dilakukan paling lambat pada 17 Juni 2026.

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63762

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/5), menyoroti masuknya ...
13/05/2026

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/5), menyoroti masuknya Ferry Sudjono sebagai pemegang 5,02% saham yang baru di jaringan kafe PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE). 

Investor sekaligus CEO PT Henan Putihrai ini membeli 448,07 juta lembar saham tersebut melalui empat perusahaan sekuritas (PT Henan Putihrai Sekuritas, PT CGS International Sekuritas Indonesia, PT Ciptadana Sekuritas Asia, dan BUT Deutsche Bank AG).

Investor prominen lain, Lo Kheng Hong, tampak menambah saham di dua emiten sekaligus. 

Ia membeli 5,20 juta saham di perusahaan properti PT Intiland Development Tbk (DILD) dengan total saham 7,17%. Ia juga membeli 438.800 lembar saham produsen ban PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), sehingga ia kini memegang 6,72% saham. 

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63757

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara membuka peluang membawa entitas holding proyek Waste to Energy (WTE)...
13/05/2026

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara membuka peluang membawa entitas holding proyek Waste to Energy (WTE) miliknya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), sebagai perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu disampaikan oleh Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, setelah mengikuti Investor Relations Forum 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (12/5).

“Keinginan kita nantinya setelah ada cash flow, kita akan mengharapkan 2028 selesai, ada cash flow kita mau bawa ke menjadi perusahaan terbuka di sini,” kata Pandu.

Ia menambahkan bahwa total investasi yang akan diserap oleh Denera cukup besar. Alasannya, Denera akan menjadi holding bagi 33 proyek WTE, termasuk Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Bisa mencapai US$5 miliar, sekitar Rp85-90 triliun ya,” imbuhnya.

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63754

13/05/2026

Meski blokade AS ditujukan terhadap pengiriman Iran, belum jelas mengapa kapal yang membawa minyak Irak itu tetap tidak diizinkan melanjutkan perjalanan.

Di sisi lain, Iran juga disebut membatasi kapal-kapal dari negara yang dianggap bermusuhan untuk keluar dari Hormuz dan memaksa kapal yang melintas mengikuti jalur dekat pantainya.

Baik PetroVietnam Oil maupun Eastern Mediterranean Maritime belum memberikan komentar resmi terkait insiden tersebut.

JAKARTA – PT Rukun Rahaja Tbk (RAJA), emiten holding minyak dan gas terafiliasi dengan pebisnis Hapsoro, menyiapkan renc...
13/05/2026

JAKARTA – PT Rukun Rahaja Tbk (RAJA), emiten holding minyak dan gas terafiliasi dengan pebisnis Hapsoro, menyiapkan rencana pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:5 pada Juli 2026 mendatang.

Melalui aksi korporasi ini, nilai nominal saham akan berkurang dari Rp25 per lembar menjadi Rp5 per lembar. Namun, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor akan meningkat, dari 4,23 miliar lembar menjadi 21,14 miliar lembar.

Manajemen RAJA menyebutkan bahwa salah satu pertimbangan stock split ini adalah harga saham Perseroan yang kini “berada pada level yang relatif tinggi.”

Pada akhir perdagangan Selasa (12/5), harga saham RAJA ditutup di level Rp4.170 per lembar. Menurut manajemen, hal ini membuat nilai investasi minimum menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor.

Dengan harga yang lebih murah, manajemen Perseroan berharap aksi ini dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham RAJA, memperluas basis pemegang saham, serta mendorong aktivitas perdagangan yang lebih wajar.

“Dalam jangka panjang, peningkatan likuiditas dan basis investor diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap persepsi pasar serta mendukung peningkatan nilai Perseroan bagi seluruh pemegang saham,” imbuh manajemen.

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63755

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,81% atau 123,36 poin ke 6.734,54 pada perdagangan sesi pertama Rabu...
13/05/2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,81% atau 123,36 poin ke 6.734,54 pada perdagangan sesi pertama Rabu (13/5).

Nilai total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp10,28 triliun, melibatkan perdagangan 26,13 miliar lembar saham.

Pelemahan indeks terjadi sejak sesi pertama, setelah pengelola indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis hasil rebalancing Mei 2026.

Dalam pengumuman itu, MSCI mengeluarkan enam saham Indonesia dari Global Standard Indexes dan 13 saham dari Global Small Cap Indexes.

Analis menyampaikan keluarnya belasan saham-saham Indonesia dari indeks acuan investor institusi global ini, berpotensi menekan IHSG dan memicu outflow atau arus keluar modal asing dari bursa.

Data BEI mencatat outlfow pada perdagangan sesi pertama telah mencapai 1,41 miliar lembar. Sedangkan Stockbit Sekuritas Digital mencatat nilai outflow yang terjadi pada sesi pertama setara Rp1,08 triliun.

Sebagian besar saham dengan outflow terbesar, merupakan saham-saham yang telah masuk dalam indeks MSCI.

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63756

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan memanggil bank sentral dan Menteri Keuangan (Menkeu) setelah rupiah kembali...
13/05/2026

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan memanggil bank sentral dan Menteri Keuangan (Menkeu) setelah rupiah kembali terpuruk, serta mencetak rekor terendah di atas Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS).

“Tentu saja kita akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut,” kata Puan, saat ditanya mengenai rencana pemanggilan Bank Indonesia (BI) dan Menkeu terkait pelemahan rupiah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Puan setelah menggelar Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (12/5).

Menurut Puan, DPR bersama Kementerian Keuangan juga akan membahas perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, menjelang sidang terdekat yang membahas Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) sebagai dasar penyusunan APBN 2027.

Dengan dinamika situasi global saat ini, Puan menilai pemerintah Indonesia perlu mengambil langkah antisipasi lanjutan untuk kebijakan fiskal tahun depan.

“Situasi ini jangan sampai pengaruhnya itu nanti akan membuat Indonesia jadi terpuruk,” jelas Puan.

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63746

JAKARTA – Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia, menyampaikan rencana pemerintah dalam upaya stabili...
13/05/2026

JAKARTA – Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia, menyampaikan rencana pemerintah dalam upaya stabilisasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), yang telah turun 5,09% sejak awal 2026.

“Kita coba membantu nilai tukar, kita membantu Bank Indonesia sedikit-sedikit kalau bisa,” kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan pada Selasa (12/5) kemarin.

Adapun langkah yang akan ditempuh pemerintah dalam stabilisasi nilai tukar rupiah, kata Purbaya, yaitu melalui pasar obligasi.

“Kita bisa akan mulai membantu besok mungkin dengan masuk ke bond market ... itu ada Bond Stabilization Fund kan,” imbuh Purbaya, merujuk pada rencana penggunaan dana stabilisasi obligasi.

Menteri keuangan pengganti Sri Mulyani Indrawati ini, mengaku pemerintah masih memiliki cukup dana yang belum diaktifkan.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya mengakui rupiah memang telah berada di atas asumsi APBN 2026, yang disepakati pada kisaran Rp16.500-16.900 per dolar AS. Namun menegaskan posisi APBN masih cukup aman.

“Masih relatif aman, tapi kita akan kendalikan,” ungkap Purbaya.

Baca selengkapnya: https://idnfin.id/a63741

Address

Plaza Mutiara, Jalan Drive Ide Anak Agung Gde Agung Kav E. 1. 2 No. 1-2, Mega Kuningan
Jakarta
12950

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IDNFinancials posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share