03/08/2026
AI kini mulai dimanfaatkan di industri asuransi kesehatan Indonesia.
Menurut OJK, sejumlah perusahaan asuransi kesehatan mulai mengadopsi AI untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus kualitas layanan kepada nasabah.
Teknologi AI dimanfaatkan dalam berbagai proses, mulai dari underwriting (penilaian risiko), pemrosesan klaim, deteksi fraud, analisis data kesehatan, layanan chatbot, hingga membantu perusahaan mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan profil risiko nasabah.
Namun, di balik peluang tersebut, OJK menegaskan bahwa penggunaan AI juga membawa tantangan baru. Karena itu, OJK memperkuat pengawasan berbasis risiko untuk memastikan implementasi AI tetap memperhatikan keamanan siber, perlindungan data pribadi, transparansi algoritma, serta pengelolaan risiko model AI.
Dengan semakin luasnya adopsi AI di sektor keuangan, menurutmu apakah teknologi ini akan membuat layanan asuransi menjadi lebih cepat dan akurat, atau justru menimbulkan tantangan baru?
Tulis pendapatmu di kolom komentar! 👇
Sumber: Investortrust.id
Oh iya, jangan lupa Follow CODEPOLITAN kalau kamu mau:
✅ Update dunia IT & teknologi terbaru
✅ Tips seputar teknologi & pemrograman
✅ Insight karier dan skill yang dibutuhkan industri
✅ Info event, challenge & bootcamp terbaru
Stay Adaptive. Stay Relevant. 🚀