18/10/2024
===Tidak Seperti Perut, Otak Tidak Akan Memperingatkan Kamu Bahwa Isinya Kosong.===
Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pemuda. Pemuda tersebut dikenal sebagai pekerja keras yang selalu memastikan perutnya kenyang sebelum memulai hari. Namun, Pemuda tersebut sering merasa lelah dan tidak bersemangat, meskipun tubuhnya sehat dan kuat.
Suatu hari, seorang bijak datang ke desa tersebut. Pemuda itu mendengar bahwa orang bijak ini memiliki banyak pengetahuan dan kebijaksanaan, jadi dia memutuskan untuk mengunjunginya. Pemuda itu bertanya, βMengapa saya merasa lelah dan tidak bersemangat, padahal saya selalu makan dengan baik dan menjaga kesehatan tubuh saya?β
Orang bijak itu tersenyum dan menjawab, βorang muda, kamu sangat baik dalam menjaga perutmu agar tidak kosong, tetapi bagaimana dengan otakmu? Otak tidak akan memperingatkan kamu bahwa isinya kosong seperti perut. Kamu harus memberi makan otakmu dengan pengetahuan, pengalaman, dan pemikiran positif.β
Pemuda itu terdiam sejenak, merenungkan kata-kata orang bijak tersebut. Dia menyadari bahwa selama ini dia terlalu fokus pada kesehatan fisiknya dan mengabaikan kesehatan mental dan intelektualnya. Mulai hari itu, Pemuda tersebut memutuskan untuk membaca lebih banyak buku, belajar hal-hal baru, dan meluangkan waktu untuk refleksi diri.
Seiring berjalannya waktu, Pemuda itu mulai merasa lebih bersemangat dan penuh energi. Dia menemukan bahwa dengan memberi makan otaknya, dia tidak hanya menjadi lebih bijaksana tetapi juga lebih bahagia dan puas dengan hidupnya.
===Cerita ini mengingatkan kita bahwa : ===
Jika perut kita Kosong maka akan berbunyi (Keroncongan), tetapi jika otak kita Kosong maka apa yang kelihatan nyata akan menjadi ilusi, dan apa yang ilusi akan kelihatan nyata. Maka isilah perut dan otak kita secara seimbang.