31/05/2020
Bismillah....
Alhamdulillah....
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kamaa shallaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala aali Ibrahim...
Dalam beberapa hari belakangan ini, ada satu kata yang sering diucapkan oleh kita semua, baik sengaja atau tidak. Satu kata itu adalah “New Normal”. Banyak ta’rif yang disematkan pada kata tersebut, entah itu yang berasal dari Pejabat Pemerintah maupun dari Para Pakar Akademisi.
Tak hendak mempertentangkan semua ta’rif tersebut, maka izinkanlah kami memberikan sedikit makna lain, yang dengannya bisa kami jadikan pengangan dalam melakukan aktifitas keseharian ke depan (syukur-syukur hal ini juga bisa dijadikan pegangan teman-teman sejawat sesama tukang ledeng di seluruh Indonesia).
Pertama, “New Normal” adalah menanamkan pada hati kita yang paling dalam bahwa hanya Allah lah satu-satunya penguasa tunggal dijagat raya ini, sedangkan kita makhluk yang lemah yang butuh pertolongan Nya. La haula wala quwwata illa billah...
Kedua, “New Normal” adalah menghadirkan Allah serta menyertakan Allah di setiap tempat, di setiap waktu dan di setiap keadaan...
Ketiga, “New Normal” adalah senantiasa menjaga kebersihan, tidak hanya secara fisik namun lebih dari itu adalah menjaga kebersihan hati kita dalam berinteraksi kepada siapapun, kapanpun, dimanapun dalam ranah apapun...
Keempat, “New Normal” adalah senantiasa menutup hidung dan mulut kita, tidak hanya secara fisik menggunakan masker, namun secara harfiah kita harus juga menjaga mulut kita dari berkata kotor dan menyakiti sesama. Kita ingat ketika kita menggunakan masker, maka bau mulut dan nafas kita akan kembali tercium oleh kita, demikian juga dengan kata2 kita yang menyakiti orang lain pada dasarnya akan kembali kepada kita juga...
Kelima, “New Normal” adalah menjaga jarak dengan sesama secara fisik ketika kita berinteraksi, ada yang mengatakan 1,0 meter ada yang mengatakan 1,5 meter. Namun yang lebih penting dari itu adalah jaga jarak jangan sampai kita terlalu “KEPO” dan ikut campur sama urusan orang lain yang tidak perlu...
Keenam, “New Normal” adalah menjaga keharmonisan keluarga. Hampir 2 bulan penuh kita lock-down, beraktifitas dari rumah semoga itu menjadi waktu yang cukup untuk membangun kembali hubungan harmonis diantara anggota keluarga, saling memahami, saling membantu dalam membangun ketaqwaan...
Mudah-mudahan beberapa hal di atas dapat menjadi pegangan saya dan kita semua dalam ber-aktifitas keseharian sebagai tukang ledeng. Tetap semangat, tetap berkarya, maju terus PDAM/PERUMDAM Indonesia.