WFH Gaming

WFH Gaming WFH : With a Furious Hanzo. Mohon Maaf pimpinan, Halamannya saya alih fungsikan. Karena sekarang say

20/02/2021

Mungkin kamu pernah merasa jenuh saat bekerja, seolah-olah setiap tugas yang kamu kerjakan tak pernah bagus di mata atasan. Hingga akhirnya membuatmu lelah dan merasa tak dihargai aktifitas yang telah kamu kerjakan.
Sebelum memvonis dirimu lebih jauh, cobalah untuk introspeksi diri. Barangkali belum hadir rasa ikhlas atau tulus hati dalam menjalankan pekerjaan yang kamu lakukan.
Perlu diingat, rasa ikhlas menjadi hal utama dan sangat mendasar yg harus selalu dihadirkan disetiap aktifitas, termasuk dalam aktifitas bekerja mencari nafkah untuk keluarga.

02/02/2021

Wanita Jangan Kerja Larut Malam!!!

Bagi para perempuan, para ahli menyarankan agar tidak bekerja lembur atau mengambil shift malam dalam jangka panjang. Aktivitas ini meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, terutama kanker payudara.

Hasil penelitian yang terbit dalam jurnal American Association for Cancer Research, Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention menyebutkan, perempuan yang bekerja pada malam hari memiliki risiko terserang berbagai penyakit, seperti kanker payudara, kanker kulit, dan kanker gastrointestinal.

Ahli onkologi di Universitas Sichuan, Chengdu, Cina, Xuelei Ma menyatakan, penelitian ini dilakukan sebagai jawaban atas studi terdahulu. Studi sebelumnya berfokus pada hubungan antara wanita yang bekerja pada malam hari dan risiko terkena kanker payudara. Hanya, kesimpulannya tak konsisten. Untuk memperkuat penelitian sebelumnya, Ma dan rekannya menganalisis kerja shift malam jangka panjang pada wanita.

Tak hanya dengan kanker payudara, mereka juga mengaitkannya dengan risiko sebelas jenis kanker. Mereka melakukan metaanalisis menggunakan data dari 61 artikel. Tiap artikel terdiri atas 114.628 kasus kanker serta 3.909.152 peserta dari Amerika Utara, Eropa, Australia, dan Asia. Artikel tersebut terdiri atas 26 studi kohort atau studi dengan dua atau lebih kelompok orang yang memiliki karakteristik serupa, 24 studi kasus kontrol, dan 11 studi kasus pembanding.

Jadi, untuk para wanita perlu berhati-hati ya sis...
Selalu jaga kesehatan!

20/01/2021

Yaa Khaq....
Petuah dalam hidup untuk semua kalangan.

08/01/2021

PSBB akan diterapkan kembali di beberapa daerah Jawa & Bali, mari kita patuhi protokol kesehatan dengan penuh kesadaran, senantiasa mengedepankan keselamatan orang lain, keluarga dan diri sendiri.
Salam sukses untuk yang mau memudahkan urusan orang lain, karena Tuhan pun akan memudahkan urusan kita di dunia & akhirat.
Amin..

30/12/2020

Berikut adalah beberapa pekerjaan yang bisa pekerja kerjakan dari rumah (WFH) dan bisa menghasilkan uang:

1. Penulis Lepas

Penulis merupakan pekerjaan yang sangat menjanjikan, apalagi sekarang ini semuanya serba internet dan pekerjaan ini bisa dilakukan dari rumah. Hampir setiap perusahaan memiliki website baik perusahaan pemerintah maupun swasta, jadi pekerjaan penulis akan sangat dibutuhkan saat ini.

2. Penerjemah

Penerjemah atau translator, biasanya pekerjaan mereka menerjemahkan dari Bahasa asing ke Bahasa Indonesia atau sebaliknya. Biasanya mereka menerjemahkan dialog film, konten artikel, dokumen perusahaan. Pekerjaan tersebut tentunya bisa dikerjakan dari rumah, seperti halnya penulis.

3. Manajer Sosial Media

Di era sekarang ini, siapa yang tidak pernah pakai sosial media. Sosial media adalah perangkat yang sangat berpengaruh bagi masyarakat sekarang ini. Tugas seorang manajer sosial media tidaklah gampang, karena harus memikirkan ide ataupun konten yang menarik, brand image agar bisa melakukan penjualan. Pekerjaan ini bisa kita lakukan dimana saja termasuk dirumah, asal memiliki perangkat dan jaringan internet.

4. Desainer

Pekerjaan desainer menjadi salah satu pekerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah. Dimulai dari desain interior, desain grafis, & desain fashion. Yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan desainer adalah software di laptop. Pekerjaan desainer menghasilkan penghasilan yang cukup besar.

5. Data Entry

Pekerjaan data entry tidak butuh skill yang spesifik karena pekerjaannya adalah memasukkan data secara online. Dalam sehari data yang dimasukkan bisa puluhan hingga ratusan, tergantung kebijakan. Pekerjaan ini tentu saja bisa dikerjakan dari rumah, dengan adanya laptop dan jaringan internet.

6. Web Developer

Pekerjaan web developer, merupakan pekerjaan yang permintaannya cukup banyak saat ini, karena banyak individu maupun perusahaan membutuhkan website untuk keperluan branding. Setelah mengerjakan website, dibutuhkan juga perawatan dan pengaturan website agar selalu terupdate. Orang yang memiliki skill web developer, memiliki peluang besar dan pastinya bisa dikerjakan dirumah.

7. Programmer

Pekerjaan programmer dapat dikerjakan dari rumah. Tentu dalam hal ini harus menguasai bemacam-macam Bahasa pemograman. Programmer juga merupakan pekerjaan yang peluang sangat besar sekarang ini.

8. Call Center

Pekerjaan call center tidak lagi terpusat di kantor. Beberapa ada yang sudah bisa dikerjakan secara virtual dari manapun meski tentu saja butuh tempat yang kondusif untuk melakukan pekerjaan ini.

9. Gamer

Pekerjaan yang satu ini tentu tidak asing lagi bagi kawula muda. Beberapa orang melakukan hal ini untuk menghilangkan kejenuhan di rumah, tp disisi lain hal itu bisa menghasilkan uang.

26/12/2020

Yang Harus Dihindari Saat Keuangan Di Masa Sulit

Selain berusaha mengembalikan keuangan dengan melakukan cara mengatur keuangan di masa sulit yang tepat. kamu juga perlu menghindari beberapa hal yang bisa malah membuat kondisinya semakin buruk. Apa sajakah itu? Berikut diantaranya:

1. Berutang
Walaupun berada di masa sulit, sebisa mungkin kamu hindari untuk berhutang. Namun ini bukan berarti kamu tidak boleh berhutang, hanya saja kembali lagi pertimbangkan untuk apa utang tersebut dilakukan. Jika utang diajukan untuk tujuan yang sifatnya produktif dan progresif maka utangan ini tidaklah menjadi masalah.

Namun jika utang diajukan hanya untuk membeli sesuatu yang tidak penting, maka jangan sekali-kali kamu berhutang. Sebab bukan tidak mungkin hal itu justru akan membuat hidup semakin sulit dan terbebani.

2. Tidak Menabung
Sesulit apapun keuangan kamu, sebisa mungkin tetap sisihkan uang untuk kamu tabung. Hal ini dapat sangat bermanfaat untuk kebutuhan kamu di masa depan yang tidak terduga. kamu bisa menggunakan pemas**an untuk keperluan sehari-hari dan sisanya bisa untuk ditabung.

Tidak menabung dengan alasan kondisi keuangan yang sedang sulit justru akan membuat hidup kamu tidak tenang karena tidak memiliki tabungan.

3. Beli Makan di Luar
Membeli makanan di luar memang lebih praktis dan memudahkan, namun lebih baik hindari di masa-masa sulit. Pasalnya, membeli makanan di luar cenderung akan berdampak pada pemborosan. Bukan hanya karena harga makanan yang lebih mahal ketimbang masak sendiri di rumah. Namun juga karena kebiasaan nongkrong setelah makan yang bisa membuat pengeluaran kian boros.

4. Belanja dengan Kartu ATM
Di satu sisi, belanja dengan menggunakan kartu ATM memang lebih praktis dan menyenangkan. Namun disisi lain, ini bisa menjadi boomerang bagi kamu sebab membayar dengan kartu kredit akan memberikan ilusi bahwa kamu punya dana tak terbatas. Akibatnya, kamu menjadi sulit mengendalikan diri dan lebih boros.

5. Ingin Melakukan Semua Sekaligus
Melakukan semuanya secara sekaligus memang dapat menghemat waktu dan tenaga. Namun itu bisa saja justru membuat kamu kelimpungan setelahnya dan ujung-ujungnya berhenti di tengah jalan. Yang dimaksud dalam hal ini adalah seperti saat kamu membayar semua tagihan termasuk yang bukan pokok tanpa menghitung sisa pemas**an untuk kebutuhan lainnya.

25/12/2020

CARA MENGATUR KEUANGAN DI MASA SULIT

Mengatur keuangan di masa sulit memang tidaklah mudah, namun jika kamu konsisten dan tahu caranya yang tepat maka ini tidaklah begitu sulit. Lantas bagaimana caranya? Berikut cara mengatur keuangan di masa sulit yang bisa kamu terapkan:

1. Susun Anggaran Pengeluaran
Susunlah anggaran khusus untuk pengeluaran segera setelah menerima gaji tiap bulannya. Cara ini sangat efektif agar pengeluaran kamu tidak lebih besar dari pemas**an. Umumnya ada lima pos anggaran dalam pengeluaran, yaitu cicilan, rutin, sosial, tabungan atau investasi dan lifestyle atau hiburan.

Nah, untuk di masa-masa sulit maka sebaiknya utamakan lebih dulu untuk pos rutin, seperti tagihan listrik, air, uang makan dan belanja pokok. Usahakan untuk menyusunnya lengkap dengan prediksi biaya yang diperlukan. Terutama untuk perihal belanja agar kamu terhindar dari perilaku yang konsumtif.

2. Bayar Tagihan Sesegera Mungkin
Cara mengatur keuangan di masa sulit yang kedua adalah bayar tagihan bulanan sesegera mungkin setelah gaji diterima. Tagihan ini meliputi tagihan listrik, air, kendaraan, sewa rumah dan lainnya.

Sebisa mungkin jangan menunda bayar tagihan, sebab kita tidak tahu kondisi keuangan kita ke depannya nanti seperti apa. Lagipula dengan membayar tagihan lebih dulu, kamu bisa memperhitungkan dan merencanakan keuangan kamu selama sebulan ke depan.

3. Pertimbangkan Antara Kebutuhan vs Keinginan
Di masa-masa sulit keuangan kita, yang terbaik adalah mengurangi pengeluaran namun tanpa menekan kebutuhan. Karenanya, kamu harus dapat membedakan mana yang benar-benar menjadi kebutuhan dan yang hanya menjadi keinginan.

Supaya kamu bisa mengurangi pengeluaran dengan tidak belanja sesuatu yang tidak begitu diperlukan. Sebab terkadang kita menjadi lepas kontrol saat belanja sehingga justru membeli barang yang seharusnya tidak perlu.

4. Cari Penghasilan Tambahan
Jika ketiga cara mengatur keuangan di masa sulit di atas sudah dilakukan, tetapi kondisi keuangan masih belum begitu stabil, maka mungkin kamu perlu mencari penghasilan tambahan.

Penghasilan tambahan ini bisa kamu dapatkan melalui pekerjaan sampingan misalnya seperti pekerjaan paruh waktu atau pekerjaan lepas waktu. Ini memang terdengar melelahkan, namun akan sangat membantu bila dilakukan di masa sulit untuk menstabilkan keuangan.

5. Siapkan Dana untuk Kebutuhan Darurat
Meskipun berada dalam kondisi yang benar-benar sulit, namun sebisa mungkin kamu juga harus memiliki dana yang dikhususkan untuk kebutuhan darurat.

Ini sangatlah penting karena kita tidak tahu bagaimana kondisi perekonomian global kedepannya dan masalah apa yang bisa terjadi pada kita nantinya. Dana darurat ini juga dapat berupa aset berharga yang bisa dicairkan kapan pun.

Cara mengatur keuangan di masa sulit yang terakhir ini bisa dikatakan sebagai kunci kamu berjaga-jaga untuk semua kemungkinan terburuk. Oleh karena itu, dana yang disiapkan ini hanya boleh digunakan jika benar-benar darurat.

22/12/2020

Work From Home

Sebenarnya, sebelum merebaknya wabah Virus Corona, work from home sudah ditawarkan sebagian besar pengusaha kepada karyawan mereka, khususnya di perusahaan startup. Namun bagi sebagian bisnis, kebijakan ini tergolong masih baru. Beberapa perusahaan mungkin bisa cepat beradaptasi dengan pola kerja yang berubah ini, tetapi sebagian besar masih merasa kesulitan.

20/12/2020

WFH versus WFO

1. Commuting

a. Working from Office

Perjalanan harian para pekerja rata-rata adalah sekitar 1 jam dan 30 menit. Riset menunjukkan bahwa, terdapat hubungan antara waktu yang dihabiskan untuk perjalanan dengan kepuasan kerja. Ekstra perjalanan harian memiliki efek negatif pada kepuasan kerja karena adanya pemotongan gaji apabila ada pekerja yang terlambat.

b. Working from Home

Saat Anda bekerja dari rumah, Anda tidak perlu melakukan perjalanan ke kantor. Dimana hal tersebut membuat Anda tidak perlu menghabiskan waktu di jalan karena kemacetan dan pada akhirnya membuat kepuasan kerja Anda tidak terpengaruh. Waktu yang terbuang karena perjalanan ke kantor dapat dialokasikan untuk hal lain misalnya menghabiskan waktu dengan keluarga Anda.

2. Flexibility

a. Working from Office

Saat bekerja di kantor, Anda harus menyesuaikan dengan standar 8 jam bekerja antara pukul 8:00 sampai pukul 17:00. Disaat itu, Anda diharapkan dapat memberikan kemampuan dan produktivitas semaksimal mungkin, walaupun kenyataannya ada beberapa hal yang tidak berjalan secara maksimal. Untuk itu Anda harus berjuang melawan sifat Anda dan tetap produktif dengan tetap bekerja selama 8 jam.

b. Working from Home

Bekerja dari rumah memberikan Anda fleksibilitas untuk mengatur waktu. Walaupun tidak menutup kemungkinan Anda tetap perlu berkomunikasi dengan tim sesuai standar jam kerja. Work from home memungkinkan Anda menentukan jam kerja dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu produktif Anda, tidak masalah apakah itu pagi, atau larut malam.

3. Dress code

a. Working from Office

Ketika Anda bekerja di kantor, Anda tidak boleh menggunakan pakaian kasual. Biasanya, kantor sudah menetapkan standar harus mengenakan pakaian formal. Menurut sebuah penelitian, perusahaan yang memberlakukan aturan berpakaian dianggap negatif oleh orang yang mencari pekerjaan baru. Walaupun berpakaian merupakan cara untuk mengesankan, tetapi beberapa orang tidak s**a diberi tahu apa yang harus dikenakannya.

b. Working from Home

Berbeda dengan standar pakaian saat bekerja di kantor. Work from home membuat Anda dapat berpakaian nyaman sesuai dengan keinginan, bahkan sampai mengenakan piyama sepanjang hari. Tidak peduli apa yang Anda kenakan yang terpenting pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

4. Self motivation

Berbeda dengan bekerja di kantor, ketika Anda WFH diperlukan disiplin diri dan motivasi untuk memulai pekerjaan ketika Anda tahu Anda tidak harus berada di kantor pada jam 8 pagi. Karena alasan ini, Anda mungkin menjadi malas, mulai mengabaikan rutinitas kerja dan akibatnya gagal menyelesaikan tugas tepat waktu.

Baik work from home maupun work from office penerapannya memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Penerapan WFH ditengah pandemi virus corona saat ini pun perlu dilakukannya evaluasi secara berkala. Perusahaan perlu menggunakan tools yang dapat membantu efisiensi perusahaan, misalnya untuk pengelolaan kehadiran karyawan, aplikasi absensi online Hadirr dapat digunakan untuk memantau absensi karyawan.

Ayo, enakan mana untuk masa depan kalian?

15/12/2020

6 Tips Solutif agar WFH Tetap Produktif

1. Miliki Ruang Kerja
Ruang kerja ini tidak harus berupa kantor yang memiliki pintu khusus dalam sebuah rumah. Anda hanya perlu memiliki ruang kerja yang mempersiapkan Anda secara jiwa dan raga dalam mode kerja. Misalnya, Anda dapat menaruh satu meja dan kursi kecil di sudut ruang tamu agar terjauhi dari sofa yang dapat membuat Anda malas. Atau Anda juga dapat bekerja di ujung meja makan agar Anda tetap dapat bekerja sambil ngemil makanan.

Idealnya, hindari tempat-tempat yang dapat membuat Anda bersantai diri. Misalnya seperti kamar tidur atau sofa kesayangan. Coba beberapa tempat di area rumah Anda untuk mengetahui posisi paling nyaman dan paling produktif bagi Anda untuk menyelesaikan pekerjaan.

2. Menetapkan Rutinitas, Termasuk Jam Kerja
Hal ini menjadi bagian tersulit bagi sebagian orang ketika sedang beradaptasi dengan cara work from home. Dengan adanya media sosial yang memungkinkan Anda dengan atasan atau klien dapat menghubungi Anda secara 24/7. Cobalah untuk bekerja sesuai dengan jam kerja di kantor, misal jika di kantor dari jam 09.00–18.00, maka lakukan jam yang sama ketika Anda work from home.

Jadwalkan juga jam istirahat yang sama seperti yang Anda lakukan di kantor jika memang memungkinkan. Idealnya, Anda harus mencoba untuk menyisakan waktu untuk beristirahat untuk sekedar minum kopi atau berjalan-jalan di sekitar halaman rumah. Sehingga Anda tidak akan menjadi stress karena berdiam diri terlalu lama. Jika memang tidak memungkinkan keluar rumah, Anda dapat melakukan hobi seperti menonton film atau memasak makanan kes**aan.

Bagi sebagian karyawan, work from home ini membuat karyawan tersebut merasa terisolasi. Cobalah untuk berinteraksi dengan teman kerja secara teratur. Tanya bagaimana keadaan mereka atau hanya sekedar mengatakan “Halo!” dan “Selamat pagi.” ketika akan memulai bekerja di pagi hari. Anda juga dapat melakukan rapat dengan aplikasi agar tetap menjaga jalur komunikasi. Bagaimana pun caranya Anda dapat terhubung, jangan sampai email menjadi satu-satunya jalan Anda berinteraksi dengan teman kerja.

Pada akhirnya, coba untuk akhiri pekerjaan Anda pada waktu yang sama setiap hari. Jelas, memang ada saatnya suatu pekerjaan menjadi terlambat karena sudah di luar jam kerja. Namun jangan memaksakan diri, Anda harus tetap menanggapi email pekerjaan yang masuk pada jam 22:00 di keesokan harinya.

3. Berpakaian Rapi
Memang, mungkin terlihat aneh ketika Anda work from home tapi berpakaian seperti akan pergi ke kantor. Idealnya, ketika Anda di rumah, Anda pasti ingin berpakaian piyama atau baju ala kadarnya. Tetapi, untuk menjaga rutinitas dan produktivitas, cobalah untuk berpakaian rapi dalam waktu yang Anda tentukan untuk bekerja. Ini akan membantu Anda untuk tetap merasa bekerja. Terlebih, jika Anda harus melakukan video call dengan atasan atau klien Anda.

4. Kenali Tubuh Anda
Anda harus mengetahui bagaimana tubuh Anda merasa nyaman ketika bekerja. Misal Anda dapat membeli kursi yang nyaman untuk bekerja. Walaupun initerkesan berlebihan atau menjadi pengeluaran, tapi sulit bukan untuk bekerja dengan keadaan punggung yang pegal karena tidak nyaman?

Luangkan juga waktu untuk bangun dari kursi dan regangkan kaki tangan dan badan Anda dan pastikan ruang kerja cukup terang sehingga tidak menyakiti kedua penglihatan Anda. Menurut The American of Ophthalmology, terdapat aturan 20-20-20, yaitu 20 menit tidak melihat layar komputer, lalu memfokuskan mata Anda pada sesuatu yang berjarak 20 kaki dari Anda selama 20 detik.

5. Jangan Terganggu dengan Hal Kecil di Rumah
Pastikan semua orang di keluarga Anda tahu bahwa ketika Anda bekerja, Anda tidak bersedia untuk menyelesaikan pertengkaran anak-anak. Disinilah gunanya ruang kerja, Anda dapat terisolasi dari area umum keluarga. Anda juga dapat memiliki earphone agar anggota keluarga Anda tahu bahwa Anda tidak dapat diganggu dan tidak dapat mengobrol selama jam kerja.

Jika memang Anda sudah memiliki anak, biasakan untuk melakukan hal yang sama ketika Anda sedang bekerja di kantor. Jangan sampai Anda terlena untuk merubah kebiasaan Anda dengan anak ketika sudah work from home. Selain mengurangi produktivitas, ini juga akan menurunkan kinerja Anda terhadap perusahaan dan justru dapat berakibat yang lebih fatal terhadap kehidupan masa depan anak.

6. Dapatkan Peralatan yang Anda Butuhkan
Anda sudah mendapatkan saran tentang berbagai tambahan alat seperti meja, kursi dan earphone untuk bekerja dari rumah. Anda juga dapat mengajukan peralatan yang menurut Anda dapat menjadi investasi perusahaan. Misalnya laptop, mouse, keyboard tambahan serta aplikasi penggajian, hingga aplikasi keuangan.

Penggunaan teknologi memang semakin mendukung cara kerja wfh. Selain laptop maupun mouse, Anda juga dapat menggunakan google hangout atau zoom untuk meeting dengan atasan atau rekan kerja atau berkomunikasi dengan klien. Anda juga harus memastikan bahwa Anda memiliki jaringan internet yang baik, jangan sampai meeting Anda terputus karena jaringan yang tersendat.

15/12/2020

Kekurangan Work From Home (WFH)

1. Terganggu Keluarga
Tidak dapat dipungkiri, kedekatan Anda dengan keluarga juga bisa berakhir menjadi gangguan. Terlebih jika Anda telah memiliki Anak. Anda tidak mungkin mengabaikan mereka begitu saja. Batasan yang Anda lewati dapat menyebabkan Anda meninggalkan pekerjaan.

2. Jam Kerja Tidak Teratur
Sistem kerja dari rumah memang fleksibel, tapi jika Anda terlalu memfleksibelkan diri, Anda tidak akan memiliki batasan jam kerja seperti yang seharusnya. Anda bisa saja terlalu mementingkan pekerjaan di semua hari Anda selama 24/7 atau justru Anda mengabaikan pekerjaan Anda dan menundanya secara terus menerus. Anda

3. Kurang Termotivasi
Bagi sebagian orang, melihat cara orang lain bekerja di kantor adalah sebuah motivasi tersendiri. Lingkungan dengan situasi yang kompetitif di kantor juga menjadi acuan bagi sebagian orang untuk terus melangkah lebih maju lagi. Cara kerja dari rumah yang sendirian ini cenderung mengakibatkan Anda menjadi tidak termotivasi dan kurang kompetitif.

15/12/2020

Kelebihan Work From Home (WFH)

1. Menghemat Biaya Pengeluaran bagi Karyawan
Bagi karyawan, kerja dari rumah dapat menghemat biaya makan dan biaya transportasi yang harus dikeluarkan, begitu juga bagi perusahaan yang bisa mengatur anggaran lebih hemat. Berbeda halnya, jika berangkat ke kantor. Biarpun mendapat biaya transportasi dan makan dari kantor, tapi biasanya dengan keluar rumah, cobaan untuk membeli makanan di restoran tertentu membuat biaya yang dikeluarkan lebih dari budget yang telah ditetapkan.

2. Fleksibel
Bekerja dari rumah memang membuat karyawan lebih fleksibel dan dapat menentukan sesuai keinginan ingin bekerja pada jam berapa. Pasalnya, setiap orang memiliki jam produktif yang berbeda satu sama lain. Jam kerja tidak lagi terpaku lagi pada sistem jam 8-5 atau 9-6. Posisi duduk, pakaian serta jam makan bisa disesuaikan sesuai keinginan.

3. Mendekatkan Diri kepada Keluarga
Kerja dari rumah tentu akan sangat menguntungkan seseorang yang telah berkeluarga. Momen ke momen bersama keluarga akan didapatkan seiring waktu berjalan. Meskipun begitu, Anda tetap harus membatasi antara pekerjaan dan keluarga Anda di rumah.

Address

Denpasar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when WFH Gaming posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share