14/02/2013
Apresiasi terhadap perangkat lunak berbasis terbuka
--------------------------------------------------------------
oleh: Andre Fadyl
Konsep berbagi informasi teknologi sebenarnya sudah ada jauh sebelum komputer diciptakan. Sebagai contoh adalah berbagi resep makanan. Dengan mudah kita bisa memasak Lasagna ala Chef Daniel Boulud jika mempunyai resep, perangkat dan skill yang dibutuhkan.
“It’s not where you take things from –it’s where you take them to”
– Jean-Luc Godard
Dari masa ke masa para pakar ilmuwan sebenarnya memulai suatu teori baru dari teori yang pernah ia pelajari sebelumnya sehingga dapat menghasilkan sebuah varian dan keunikan tersendiri. Apakah suatu karya dapat dibilang original? Mungkin jawaban tidak akan menimbukan argumentasi mendalam namun yang pasti berbagi ilmu tentunya akan menghemat biaya dan waktu untuk menciptakan suatu karya baru yang lebih sempurna.
Mengapa Open-source software ?
Ada sebuah anggapan apabila Indonesia memajukan sistem Iptek (red- Ilmu Pengetahuan Teknologi) maka segala jenis permasalahan dalam negeri dapat teratasi dengan sendirinya karena selain meminimalisir berhadapan dengan perantara, yakni penyebab utama rawan Korupsi, juga akan memakmurkan masyarakatnya dengan sistem yang serba automatis sehingga menghemat biaya administrasi dan transportasi. Misalnya membayar tiket tilang dengan E-KTP melalui mesin ERP atau memilih Presiden melalui Internet.
Namun tidak lah murah jika membeli sistem perangkat luar negeri dengan adanya ongkos penggunaan lisensi patennya. Maka oleh sebab itu sistem teknologi berbasis terbuka (Open-Source) merupakan jalan alternatifnya.
Seperti yang diketahui, sebuah perangkat komputer atau mesin (hardware) hanyalah benda mati tiada arti tanpa menjalankan perangkat lunak (software) dalam bentuk program atau instruksi. Software bagaikan nyawa pintar dari sebuah Hardware. Open source based software adalah sebuah perangkat lunak gratis yang dikembangkan secara terbuka untuk kepentingan bersama secara luas. Banyak software yang kita gunakan ternyata merupakan produk open-source diantaranya adalah Firefox Browser, VLC Player, Notepad++, Linux Ubuntu OS, hingga Android Mobile OS.
Salah satu perangkat lunak berbasis terbuka yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi web adalah Drupal. Drupal adalah sistem manajemen konten dengan pengembang dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia. Siapa saja dapat menggunakan Drupal untuk mempublikasi website dengan aman dan nyaman.
Dengan Komunitas Drupal yang terkoordinasi dengan baik dan tertata dengan rapi pada Drupal.org pendukung framework ini semakin popular sehingga digunakan oleh institusi dan perusahaan ternama seperti Gedung Putih (whitehouse.gov), Warnerbros Records (warnerbrosrecords.com), Majalah Indonesia Fimela (fimela.com), the Economist (economist.com), Fast Company (fastcompany.com), Popular Science (popsci.com), Harvard University (Harvard.edu), dll.
Maka alangkah pentingnya untuk ikut serta menggunakan sistem open source untuk kepentingan bersama. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah “Deklarasi Bersama, Indonesia Go Open Source!” (IGOS) untuk perkembangan perangkat lunak yang dapat digunakan langsung oleh masyarakat secara legal dan terjangkau. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan riset teknologi informasi nasional untuk bersaing di percaturan internasional.