03/02/2014
Tips Supaya Baterai Laptop Tahan Lama
Beberapa waktu yang lalu saya sempat membuat postingan tentang “Solusi Laptop Tidak Mau Menyala Dengan Power Baterai”. Yah, memang komponen yang satu ini amat memegang peranan penting dalam Laptop karena benda inilah yang membuat Laptop disebut sebagai barang yang efisien dan fleksibel. Tapi apa yang terjadi jika Baterai rusak ? Tentu Anda tidak bisa lagi menyebut Laptop sebagai barang yang efisien dan fleksibel karena Anda harus menggunakan Charger Listrik sebagai Power dari Laptop itu sendiri. Alangkah mengesalkannya jika ingin membawa Laptop pergi tapi harus membawa Charger Listrik. Laptop pun bisa menyala dengan Charger Listrik jika ada Stop Kontak di tempat tersebut. Kalau tidak ada ? Sungguh menyebalkan kan ?
Nah, apa solusinya jika Baterai rusak ? Tentu saja pergi ke tempat Service untuk memperbaiki Baterai Anda atau ke toko Komputer membeli Baterai yang baru. Kalau yang punya “kantong lebih” pasti tak masalah, tapi bagaimana dengan yang hanya punya “kantong sedikit” seperti saya. Yah, memperbaiki Baterai Laptop ke tempat Service. Dari hasil pencarian di Google ternyata Baterai Laptop yang rusak bisa diganti sesuai “Cell-nya” atau di-refill istilahnya dan harga untuk me-refill Baterai Laptop bisa mengurangi biaya 1/3 dari harga Baterai Laptop baru. Katanya per-Cell itu bisa Rp 40.000-Rp 50.000. Tentu saja lebih murah dibandingkan jika kita membeli Baterai Laptop baru sekitar 1 juta Rupiah (Tergantung Cell-nya), tapi teman saya pernah bilang lebih baik kita membeli Baterai Laptop baru daripada me-refill-nya karena cepat rusak. Namun jika hal ini terjadi pada saya, maka saya akan me-refill-nya mungkin sampai 2-3 kali dan barulah saya akan membeli Baterai Laptop baru. Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tips supaya Baterai Laptop Anda tahan lama :
A.Ketika Membeli Baterai atau Laptop Baru :
1.Ketika Anda membeli Baterai atau Laptop baru sebaiknya Baterai jangan diisi ulang dahulu, tapi biarkanlah Baterai benar-benar habis dan Laptop mati dengan sendirinya
2.Lalu isi ulang Baterai Anda dengan Charger yang ada sampai Baterai penuh (terserah Laptop dalam keadaan nyala atau mati, saran saya lebih baik Laptop dalam kondisi mati karena ini saran dari Teknisi Komputer dan buku Panduan)
3.Jika Baterai sudah penuh, lepaskanlah Charger dan nyalakan Laptop Anda.
NB : Lakukanlah langkah ini sebanyak 3 kali setiap membeli Baterai atau Laptop baru atau ketika Baterai atau Laptop Anda rusak.
B.Saran Merawat Baterai Dari Buku Panduan :
1.Jangan mengisi ulang Baterai lebih dari waktu yang ditentukan. Maksudnya ketika Baterai sudah penuh, segeralah Anda cabut Charger Listrik Anda agar tidak terjadi semacam Overload di Baterai.
2.Jika Anda punya dua Baterai pakailah bergantian.
3.Simpan Baterai di tempat kering dan jauhkan dari sinar Matahari atau pada suhu di bawah 00C dan di atas suhu 450C.
Ada saran seperti ini dari buku panduan “Lepaskan Baterai jika Anda berencana untuk tidak menggunakan Notebook dalam waktu yang lama”. Sungguh aneh kan ? Jadi kalau kita mau menggunakan Notebook dalam waktu yang lama, kita disarankan untuk tidak melepas Baterai. (Benar-benar aneh buku Panduan ini). Harusnya, “Lepaskan Baterai jika Anda berencana untuk menggunakan Notebook dalam waktu yang lama”. Kenapa ? Yah, seperti yang saya bilang agar tidak terjadi semacam Overload di Baterai.
C.Ini Adalah Yang Saya Lakukan Untuk Menjaga Kualitas Baterai :
1.Saya selalu mengisi ulang Baterai dalam keadaan Laptop mati agar saya tidak tergiur untuk menggunakan Laptop dalam keadaan Baterai sedang diisi dan agar saya dapat memastikan isi daya dari Baterai serta menjaga umurnya. (Saran dari Buku Panduan)
2.Saya selalu melepas Baterai dari Laptop dan menggunakan Charger Listrik sebagai Power-nya. Ketika ingin menggunakan Laptop dalam waktu yang lama seperti ketika mengerjakan tugas,menonton film DVD,bermain internet seharian,dsb. Hal ini saya lakukan karena betapa repotnya jika ketika Anda sedang menonton DVD yang bisa mencapai durasi 3 jam, sedangkan Laptop Anda hanya bisa bertahan 1 jam saja, maka Anda harus menyalakan Laptop sambil mengisi ulang Baterai lalu ketika Baterai penuh Anda harus melepas Charger Listrik dan ketika Baterai hampir habis tapi Film DVD belum selesai Anda harus memasang Charger Listrik lagi dan ketika Baterai penuh Anda harus melepas Charger Listrik lagi agar tidak terjadi semacam Overload di Baterai. Sungguh merepotkan kan ? (Saran dari Teknisi Komputer)
3.Saya selalu menghabiskan daya Baterai sampai benar-benar habis dan Laptop mati dengan sendirinya. Ketika Baterai sudah 1%-2%, saya menutup semua aplikasi dan mematikan lampu layar LCD saya agar ketika Laptop mati, lampu layar LCD tidak mati secara mendadak. (Saran Pribadi)
Itulah yang saya lakukan agar Baterai saya tetap awet dan karena saya lebih sering memakai Laptop dalam waktu yang lama, maka saya sering melakukan tips yang no.2 yaitu melepas Baterai dari Laptop dan menggunakan Charger Listrik sebagai Power-nya. Resikonya jika kita melakukan hal ini, maka jika mati listrik dan kita sedang mengerjakan tugas tapi belum di-save, maka hilanglah semua pekerjaan kita. Oleh karena itu kita harus sering men-save semua pekerjaan kita. Dan kita jangan sampai berlama-lama menggunakan Laptop karena akan cepat panas.
Jangan sampai lupa untuk selalu mengisi Baterai setidaknya seminggu sekali agar tidak terjadi semacam Overload pada Baterai. Menurut buku panduan, umur Baterai di Laptop itu idealnya hanya mencapai 1 tahun karena bagaimanapun juga jika Baterai sering diisi ulang maka lama-lama Baterai akan cepat aus atau rusak. Namun, dari tips yang saya berikan saya bisa jamin Baterai Anda dapat bertahan lebih dari 2-3 tahun (tergantung pemakaian) seperti yang saya rasakan.