09/05/2013
[Warisan Steve Jobs #3 : Tidak Mudah Meyerah]
Jatuh, bangun, jatuh, dan bangkit kembali. Tidak mudah menyerah, selalu berpikir kreatif untuk mengubah rintangan menjadi tantangan.
---------
Cobaan demi cobaan kerap menghadang langkah. Saat mendaftar kuliah, Steve Jobs sempat ditolak karena kendala administrasi, namun ia tetap “ngotot” dan akhirnya diterima. Menjalani kuliah selama 6 bulan, Steve Jobs didrop out dari kuliah. Namun, Steve Jobs kembali “ngotot”. Ia tetap nekat datang ke kampus dan terus mengikuti kelasnya.
Saat itu diakuinya sangat tidak menyenangkan. Ia terpaksa tidur di lantai karena tak mampu menyewa asrama. Untuk membeli makanan pun ia harus mengumpulkan uang terlebih dahulu dengan menjual botol Coca-Cola kosong. Setiap minggu, harus berjalan 7 mil untuk mendapat makanan. Mengeluh? Tentu tidak! “Saya menikmatinya,”
Cerita tragis juga mengiringi petualangan bisninya. Ketika Apple sudah berkembang menjadi perusahaan kaya, Steve Jobs justru dipecat karena masalah internal. Namun ia menolak untuk menyerah. Tetap berjuang hingga akhirnya bisa kembali ke Apple 12 tahun kemudian.
Apa yang memelihara semangat juang Steve Jobs? Mimpi dan cinta, jawabannya.
"Sang visioner tak akan menyerah sebelum impiannya terwujud, dan ia selalu bergairah karena kecintaanya pada apa yang ia lakukan"