Lucky Mangkey

Lucky Mangkey Mewujudkan “Sulut Cyber Island & Sulut Center of Excellence”

UANG MILIARDER VS AIR MATA RAKYAT! 🌍⚽Final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol bukan sekadar taktik 90 menit. I...
18/07/2026

UANG MILIARDER VS AIR MATA RAKYAT! 🌍⚽Final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol bukan sekadar taktik 90 menit. Ini adalah perang "Gladiator Modern" abad ini!Di satu sisi, ada kuasa uang miliarder pemilik klub kaya Eropa. Di sisi lain, ada miliaran mata penonton kelas bawah yang menuntut satu hal: PATRIOTISME.Apakah sisa kejayaan romantisme sejarah Lionel Messi di "kandang kedua" AS mampu membendung ketidaktakutan masa depan dari sang rising star Lamine Yamal? Melalui analisis sains dan pemodelan matematika statistik, riset ini membongkar siapa sang pemenang murni di lapangan hijau, bersih dari intervensi mafia judi!Bagaimana analisis lengkap dan prediksi skor ilmiahnya?👇 Baca analisis selengkapnya oleh Lucky Mangkey (Teknik Informatika, Universitas Nusantara Manado) pada tautan di bawah ini: https://online.suaramanado.com/gladiator-lapangan-hijau-menakar-tarian-terakhir-messi-vs-ketidaktakutan-lamine-yamal-di-final-piala-dunia-2026/

Oleh: Lucky Mangkey (Peneliti Komputasi Perilaku Olahraga, Prodi Teknik Informatika, Universitas Nusantara Manado) SUARAMANADO – Senin, 20 Juli 2026, New York/New Jersey Stadium akan menjadi saksi bisu dari benturan dua kekuatan sepak bola terbesar bumi: Argentina versus Spanyol. Namun, jika Anda ...

**Hope for the Hopeless: Pesan Kesetiaan Lima Generasi dan Kekuatan Iman di Tengah Krisis****MANADO** – Menghadapi tekan...
18/07/2026

**Hope for the Hopeless: Pesan Kesetiaan Lima Generasi dan Kekuatan Iman di Tengah Krisis**

**MANADO** – Menghadapi tekanan hidup yang semakin berat, **Pdtm. Raymond Lohonauman** menyampaikan pesan pengharapan yang mendalam melalui khotbah bertajuk **"Hope for the Hopeless"** (Harapan bagi yang Tidak Berpengharapan) di **Jemaat Tumumpa**, Sabat, 18 Juli 2026. Khotbah ini menyoroti pentingnya menjaga iman lintas generasi dan bagaimana manusia seharusnya bereaksi di tengah situasi yang tampak tanpa jalan keluar.

**Warisan Iman Lima Generasi**
Mengawali pelayanannya, Pdtm. Raymond membagikan kesaksian luar biasa mengenai keluarga besar Lohonauman yang telah mempertahankan iman Advent selama **lima generasi**. Beliau menekankan bahwa sangat jarang ditemukan sebuah keluarga di mana iman tersebut terjaga utuh tanpa ada satu pun anggota keluarga yang meninggalkan gereja hingga generasi kelima. "Iman yang ditanam oleh orang tua harus kita jaga dari generasi ke generasi," tegasnya, sembari mengapresiasi tokoh-tokoh keluarga yang tetap setia di Jemaat Tumumpa sejak masa sulit tahun 80-an ketika kondisi gereja masih sangat sederhana dan panas.

**Realita Stres dan Waktu Berbakti**
Dalam pembahasannya, Pdtm. Raymond mengungkapkan data memprihatinkan bahwa dari rata-rata usia manusia 75 tahun, hanya **setengah tahun** yang secara akumulatif digunakan untuk berbakti dan berdoa. Di sisi lain, dunia saat ini dipenuhi dengan pemicu stres yang tinggi. Beliau mencontohkan kehidupan di Jakarta sebagai salah satu kota paling stres di dunia, di mana tekanan ekonomi dan kemacetan sering kali membuat orang kehilangan harapan. Kasus tragis "Mercy Killing" tahun 2007, di mana seorang ibu mengakhiri hidupnya dan anak-anaknya karena tekanan ekonomi, menjadi peringatan keras akan bahaya keputusasaan jika tidak bersandar pada Tuhan.

**Belajar dari "Spasi" Victor Frankl**
Mengutip psikolog Victor Frankl, Pdtm. Raymond menjelaskan bahwa di antara **pemicu stres dan reaksi** manusia terdapat sebuah **"spasi"** atau ruang bebas . Di dalam spasi inilah setiap individu memiliki kebebasan sepenuhnya untuk memilih respon mereka [9]. "Spasi ini tidak ada seorang pun yang bisa intervensi kecuali diri kita sendiri," jelasnya [9]. Alih-alih memilih untuk jatuh dalam depresi atau meninggalkan Tuhan, jemaat diajak untuk menggunakan spasi tersebut untuk memilih ketenangan dan datang kepada Tuhan.

**Dua Wanita, Satu Solusi: Datang kepada Tuhan**
Melalui nats Alkitab **2 Raja-raja 4:1-37**, dikisahkan dua wanita dengan latar belakang yang sangat bertolak belakang: seorang janda miskin yang terlilit hutang dan seorang perempuan Sunem yang kaya namun kehilangan anak laki-lakinya. Meskipun masalah mereka berbeda—ekonomi dan emosional—keduanya memiliki reaksi yang sama, yaitu **memilih untuk mencari Tuhan melalui nabi Elisa** .

Janda miskin tersebut membuktikan imannya dengan mengumpulkan bejana kosong untuk menerima mukjizat minyak, sementara perempuan Sunem memilih untuk tetap tenang dan segera melangkah mencari pertolongan Tuhan meskipun anaknya baru saja meninggal. Pesan utamanya adalah bahwa dalam kondisi paling buntu sekalipun (*hopeless*), pintu Tuhan tetap terbuka bagi mereka yang percaya

**Waspada Terhadap "Metastatic Spiritual Cancer"**
Salah satu poin krusial dalam pembahasan ini adalah bahaya **metastatic spiritual cancer** atau kanker rohani metastatik. Kondisi ini terjadi ketika seseorang merasa sudah tidak ada lagi pertolongan dari Tuhan, sehingga mereka berhenti beribadah, berhenti setia, atau bahkan mulai menghujat gereja. Pdtm. Raymond mengingatkan bahwa iman harus terus bertumbuh justru saat manusia mengalami kesusahan, bukan hanya saat keadaan sedang baik

**Penutup: Melompat dalam Pelukan Tuhan**
Khotbah diakhiri dengan ilustrasi menyentuh tentang seorang anak kecil yang berani melompat dari rumah yang terbakar karena percaya pada suara ayahnya, meskipun ia tidak bisa melihat sang ayah akibat asap yang tebal [16, 18]. Demikian p**a, jemaat diajak untuk menyerahkan segala kekhawatiran kepada Tuhan karena Dia sanggup melakukan jauh lebih banyak dari yang didoakan

"Kecuali kita melupakan tuntunan Tuhan di masa lalu, maka jangan pernah ragu akan tuntunan-Nya untuk masa depan," tutup Pdtm. Raymond, mengutip sebuah pesan inspiratif bagi seluruh jemaat dan pemirsa **Hope Channel Indonesia**

25/12/2025

Address

Manado

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lucky Mangkey posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Lucky Mangkey:

Shortcuts

Share