Luwu Utara Update

Luwu Utara Update Luwu Utara update, memberikan informasi yang terpercaya

22/07/2025

Pak polisi, tolong segera ditindaklanjuti

LUWU TIMUR – Seorang guru pengampu mata pelajaran agama di Luwu Timur (Lutim) Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga melakukan...
22/07/2025

LUWU TIMUR – Seorang guru pengampu mata pelajaran agama di Luwu Timur (Lutim) Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak-anak didiknya sendiri.

Sosok tersebut adalah seorang pria berinisial MR (40) yang berprofesi sebagai guru agama di salah satu sekolah negeri di wilayah tersebut. Ia kini harus berhadapan dengan hukum setelah ditangkap pihak kepolisian.

Baca selengkapnya di: sulsel.herald.id

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI), ...
25/06/2025

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI), pada Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Dana Desa yang sudah dicairkan hingga per Juni 2025 senilai Rp. 79,18 Miliar.

Ini menandakan kisaran 53.81% (Persen) dari pagu Dana Desa Tahun 2025 untuk Kabupaten Luwu Utara yang sebesar Rp. 147,14 Miliar.

Berbagi pihak mengharapkan realisasi Dana Desa di Kabupaten Luwu Utara, tepat guna dan tidak terjadinya penyelewengan dalam pengelolaan anggaran. Kita ketahui bahwa pengololaan Dana Desa sangat rentan akan terjadinya korupsi, yang dimana dari rentetan kasus yang telah terjadi telah banyak oknum Kepala Desa terjerat tindak pidana korupsi.

Berikut daftar Dana Desa yang terbesar di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, dilansir dari Kemenkeu, yang memperoleh lebih dari Rp. 1 Miliar di Tahun 2025 ini:

Desa Rampi, Rp. 1.002.757.000

Desa Lara, Rp. 1.413.850.000

Desa Taloto, Rp. 1.354.049.000

Desa Buangin, Rp. 1.326.086.000

Desa Tolada, Rp. 1.311.557.000

Desa Baebunta, Rp. 1.260.073.000

Desa Uraso, Rp. 1.237.731.000

Desa Pattimang, Rp. 1.230.533.000

Desa Leboni, Rp. 1.225.317.000

Desa Banyuurip, Rp. 1.208.294.000

Desa Mappedeceng, Rp. 1.199.282.000

Desa Poreang, Rp. 1.196.565.000

Desa Tedeboe, Rp. 1.183.293.000

Desa Sidomukti, Rp. 1.173.707.000

Desa Ketulungan, Rp. 1.147.745.000

Desa Dandang, Rp. 1.142.769.000

Desa Bungadidi, Rp. 1.136.285.000

Desa Sabbang, Rp. 1.122.312.000

Desa Marante, Rp. 1.122.050.000

Desa Kampung Baru, Rp. 1.118.640.000

Desa Kalotok, Rp. 1.118.319.000

Desa Embonatana, Rp. 1.117.962.000

Desa Radda, Rp. 1.113.013.000

Desa Patila, Rp. 1.110.424.000

Desa Tanamakaleang, Rp. 1.107.087.000

Desa Lodang, Rp. 1.107.008.000

Desa Sukaraya, Rp. 1.105.629.000

Desa Sassa, Rp. 1.099.325.000

Desa Terpedojaya, Rp. 1.086.827.000

Desa Tandung, Rp. 1.080.405.000

Desa Tulung Indah, Rp. 1.060.041.000

Desa Pengkendekan, Rp. 1.060.017.000

Desa Maipi, Rp. 1.054.580.000

Desa Salekoe, Rp. 1.048.400.000

Desa Cendana Putih, Rp. 1.037.247.000

Desa Arusu, Rp. 1.036.391.000

Desa Cenning, Rp. 1.027.556.000

Desa Kariango, Rp. 1.024.115.000

Desa Malimbu, Rp. 1.017.255.000

Baca selanjutnya di Angkasa-news.com

Seorang oknum dokter di salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diduga melakukan tindakan ca...
25/06/2025

Seorang oknum dokter di salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diduga melakukan tindakan cabul terhadap pasien wanita saat proses pemeriksaan medis. Kasus ini kini menjadi sorotan dan viral di sosil media.

Dugaan cabul ini baru terungkap, setelah seorang wanita memberanikan diri curhat di sosial media. Wanita tadi mengaku adik kandungnya yang masih berusia 17 tahun, menjadi korban cabul saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Postingan inipun ramai ditanggapi netizen, banyak diantaranya yang mengaku pernah mendapat perlakuan yang sama.

"Saya juga jadi korban, saat itu sedang kontrol pasca operasi cabut gigi. Dokternya berdiri di samping saya, lalu menggesek kelaminnya dilenganku," kata salah seorang korban.

Awalnya korban tidak curiga dan menganggap tindakan itu wajar. "Namun setelah ada postingan ini, saya jadi yakin bahwa tindakannya waktu itu adalah kesengajaan," ujarnya.

Informasi yang dihimpun, kasus ini sedang dilaporkan ke Polres Luwu, Sulawesi Selatan.

Baca selanjutnya di hnmindonesia.com

Ribuan warga Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa menolak kehadiran PT. Kal...
25/06/2025

Ribuan warga Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa menolak kehadiran PT. Kalla Arebama, Senin, (23/6/2025).

Aksi damai yang dipusatkan di Desa Onondowa itu merupakan bentuk penolakan masyarakat adat Rampi terhadap aktivitas perusahaan yang dinilai masuk tanpa persetujuan warga.

Dalam orasinya, tokoh adat Yesaya Wungko menegaskan bahwa masyarakat adat Rampi dengan tegas menolak kehadiran PT. Kalla Arebama tanpa syarat.

“PT. Kalla Arebama kami tolak. Perusahaan bukan solusi pembangunan daerah Rampi. Tanah Rampi adalah tanah adat. Biarkan kami kelola secara mandiri dengan diatur oleh pemerintah tanpa harus melibatkan perusahaan,” tegas Yesaya.

Senada dengan itu, tokoh pemuda Rampi, Rian Wunta, menyayangkan langkah perusahaan yang dinilai mengabaikan partisipasi masyarakat adat.

“Sangat disayangkan bahwa hadirnya perusahaan di Rampi tidak melalui persetujuan masyarakat adat sebagai penduduk setempat,” pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan aksi, Frans, mendesak pemerintah pusat untuk segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Kalla Arebama.

“Cakupan 12.010 hektar wilayah IUP PT. Kalla Arebama adalah sebagian besar pemukiman warga se-Kecamatan Rampi. Maka pemerintah pusat diharapkan untuk segera mencabut IUP tersebut,” ujarnya lantang.

Pernyataan sikap masyarakat juga disampaikan langsung oleh Tokei Tongko Rampi, Martin Lasoru, yang mewakili lembaga adat setempat.

“Semua yang masuk dalam IUP PT. Kalla Arebama adalah pemukiman masyarakat Rampi, lahan pertanian, lahan peternakan, situs sejarah, serta perkampungan tua peninggalan leluhur. Maka kami menyatakan sikap menolak keras hadirnya perusahaan di Rampi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat adat Rampi sejak awal tidak pernah memberikan persetujuan terhadap kehadiran perusahaan manapun di wilayah mereka.

"Kami masyarakat Rampi tidak pernah menyetujui perusahaan manapun masuk di wilayah kami," tegasnya.

Baca selanjutnya di : mediaduta.com

PT Semen Tonasa menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan berupa 200 sak semen untuk pembangunan Masjid Al Mu...
24/06/2025

PT Semen Tonasa menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan berupa 200 sak semen untuk pembangunan Masjid Al Mujahidin Tanarata, Ahad (22/6/2025), di Dusun Mappedeceng Desa Mappedeceng Kecamatan Mappedeceng.

Hal ini diungkap Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Drs. H. Jasrum, M.Si. “Alhamdulillah, PT Semen Tonasa melalui CSR memberikan bantuan berupa 200 sak semen untuk pembangunan masjid di Dusun Mappedeceng,” ungkap Drs. H. Jasrum via WhatsApp.

Legislator asal Mappedeceng Luwu Utara ini menyebutkan, Semen Tonasa ialah mitra DPRD Sulsel di Komisi C, sehingga cukup memudahkan baginya untuk mengomunikasikan permintaan bantuan kepada salah satu produsen semen terbesar di Indonesia tersebut.

“Kebetulan PT Semen Tonasa ini adalah mitra saya di DPRD, tepatnya komisi C,” ungkap dia. Untuk itu, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Semen Tonasa atas kepeduliannya memberikan bantuan 200 sak semen untuk pembangunan masjid Al Mujahidin.

Baca selanjutnya di ambarnews.com

Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Luwu Utara yang ditangani Kejaksaan ...
24/06/2025

Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Luwu Utara yang ditangani Kejaksaan Luwu Utara hingga saat ini masih jalan ditempat.

Kasus dugaan korupsi itu mulai ditangani sejak Agustus 2024. Dan hingga saat ini belum ada kejelasan terkait penanganan kasus itu.

Lambannya penangan kasus itu, menjadi pertanyaan dikalangan masyarakat bahkan muncul isu dan kecurigaan adanya dugaan aliran dana ratusan juta rupiah ke oknum aparat penegak hukum.

Menanggapi isu tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Rudhy Parusid, membantah tegas adanya dugaan setoran ke pihaknya.

“Itu tidak benar. Penanganan kasus ini masih berjalan. Saat ini kami menunggu hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Luwu Utara,” kata Rudhy saat dikonfirmasi awak media, Senin 23 Juni 2025.

Ia menyatakan penyelidikan kasus dana hibah KONI Luwu Utara dimulai sejak Agustus 2024 dan masih berada tahap pada awal.

Baca selanjutnya di potoklik.id

Seorang anggota Brimob dari Batalyon D Pelopor Baebunta, Luwu Utara diduga melakukan penganiayaan kepada seorang pemuda ...
23/06/2025

Seorang anggota Brimob dari Batalyon D Pelopor Baebunta, Luwu Utara diduga melakukan penganiayaan kepada seorang pemuda di Sabbang.

Korban yang bernama Rokki (28) di keroyok oleh Bripda Vijai bersama dengan beberapa rekannya, yang juga diduga anggota brimob.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di lorong pasar, Sabbang pada Kamis 12 Juni 2025, sekitar pukul 01.00 Wita.

Penganiyaan yang dilakukan oleh Bripda Vijai terjadi saat pelaku sedang berpesta miras dengan puluhan rekannya yang diduga anggota Brimob.

Berdasarkan keterangan Citra kerabat korban, mengaku jika saat itu korban dan rekannya Ahyar (24) berboncengan dan hendak pulang kerumahnya kemudian salah seorang dari pelaku memanggilnya dan menawarkan minuman keras jenis ballo.

Setalah di tawarkan minuman, korban menolak yang mengakibatkan adanya ketersinggungan.

“Waktu kejadian salah satu anggota Brimob itu menelfon temannya, tak lama ada sekitar 20 orang temannya datang dan diduga turut juga memukul Rokki, ” kata Citra berdasarkan rilis yang diterima redaksi, Jumat 20 Juni 2025.

Tak hanya Rokki, rekannya Ahyar dan Karim turut jadi korban saat itu kerena berada di lokasi kejadian yang ingin melerai perkelahian itu.

“Saat itu saya bilang, pak saya warga di sini juga tapi mereka tidak peduli dan saya juga kena pukul di dagu saya,” kata Ahyar yang menjadi korban.

Salah satu keluarga korban menujukkan lokasi kejadian sembari mengilustrasikan kejadian malam itu.

Baca selanjutnya di potoklik.id

Salah satu warga Bungadidi, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi-Selatan menyebut pihak SPBU Bungadidi did...
11/11/2023

Salah satu warga Bungadidi, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi-Selatan menyebut pihak SPBU Bungadidi diduga ada main dengan pelansir Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar.

“Di SPBU itu ada permainan antara pelansir dengan pihak SPBU,” ucap warga yang enggan disebutkan namanya kepada awak media, Kamis (2/11/2023).

Ia juga mengatakan bahwa pihak SPBU Bungadidi melakukan perolingan antara pengisian solar subsidi dengan jeregen dan mobil minibus dan dump truk.

“Mereka menggulirkan pengisian itu, contohnya hari ini mereka isi subsidi solar di mobil pelansir, besoknya mereka isi jeregen bahkan pihak spbu diduga mendapat jatah Rp.10.000 (Sepuluh Ribu Rupiah)/jeregen,” jelasnya.

Sementara itu, pengawas SPBU Bungadidi, Dedi saat dikonfirmasi media awak mengarahkan media awak ke satpam.

“Tabe koordinasi ki ke Opu Dede,” tulisnya di WhatsApp pribadinya.

Saat awak media menghapiri Opu Dede, mengatakan bahwa pengisian jeregen tersebut memiliki surat rekomendasi.

“Mereka memiliki surat rekomendasi dan surat rekomendasi tersebut maksimal 70 liter atau 2 jeregen besar,” ucapnya.

Diketahui dilapangan satu mobil minibus memuat 5 hingga 6 jeregen berisi subsidi solar. 

Baca selengkapnya di
https://linikata.com/warga-sebut-pihak-spbu-bungadidi-diduga-ada-main-dengan-pelansir-bbm-jenis-solar/

“10 tahun Putri Dakka berbagi berkah”• berbagi 1000 Paket Sembako• Berbagi 1000 Mukenah• Santuna 1000 Anak Yatim• Doa Be...
10/04/2023

“10 tahun Putri Dakka berbagi berkah”

• berbagi 1000 Paket Sembako
• Berbagi 1000 Mukenah
• Santuna 1000 Anak Yatim
• Doa Bersama Untuk Palestina

Dimeriahkan :

Fildan D4
Angga Chandra
Widi Nugroho

Jangan lupa hadir Ngabuburit bareng Di Lapangan Gaspa
Kamis 13 April 2023
Pukul 15:00-17:30 Wita

Ada Promo Ramadhan Perawatan Wajah Bayar 1 Gratis 1 di Duta Glow Aesthetic Clinic. Ayoo manjakan diri anda  hanya di   J...
28/03/2023

Ada Promo Ramadhan Perawatan Wajah Bayar 1 Gratis 1 di Duta Glow Aesthetic Clinic.

Ayoo manjakan diri anda hanya di Jln Topoka Nomor 17 eks Wisma Angrek Samping Raja Gorden Belopa.

LUWU UTARA - Tiga unit mobil tangki rakitan yang diduga digunakan untuk melansir BBM Subsidi secara ilegal diamankan pih...
22/12/2022

LUWU UTARA - Tiga unit mobil tangki rakitan yang diduga digunakan untuk melansir BBM Subsidi secara ilegal diamankan pihak Kepolisian.

Tiga mobil Tangki rakitan tersebut diamankan pihak kepolisian setelah kedapatan mengantri BBM di SPBU Baliase, oleh tim terpadu pengasawan barang pokok dan barang kebutuhan penting dari DP2KUKM, Polri, TNI, Satpol PP Luwu Utara, saat melakukan sidak.

Dari pantauan Wartawan dilapangan. Rabu (21/12/2022) tiga mobil tersebut bernomor plat DD 582 OF. DD 1238 AL, dan DN 1816 AL.

Para pengemudi mobil tersebut kabur saat melihat tim terpadu datang melakukan sidak. Tim terpadu kemudian melakukan pencarian terhadap para pengemudi, namun hanya satu sopir ditemukan, bersama dengan kernet.

Tiga mobil tangki rakitan ini kemudian diamankan pihak kepolisian dan dibawa ke Mapolres Luwu Utara. Bersama dua orang pelaku.

"Mobil tangki rakitan ini pasti sudah sering masuk ke Pertamina ini, karena tidak mungkin mereka mau antri kalau tidak sering kesini," ucap Marten Luter R. Se, dari Koramil Masamba pada awak media.

Marten pun mengatakan, jika benar mobil tangki rakitan ini sudah sering masuk membeli BBM, maka pihak SPBU sudah melanggar aturan.

"Jelas para pelaku ini melanggar aturan. Inikan BBM subsidi. Kita capek capek tiap hari tegakkan aturan, kok ini malah melanggar aturan," ungkapnya.

Selain itu Marten juga mengatakan bahwa, sepertinya ada pembiaran dari pihak SPBU sehingga mobil ini masuk membeli BBM subsidi, diluar ketentuan pemerintah. Bahkan kata dia, dari tiga mobil ini, ada mobil dengan nomor plat Sulawesi tengah.

"Ini sepertinya ada pembiaran dari pihak SPBU. Satu mobil ini kurang lebih bisa sampai ratusan liter dia keruk di SPBU, pantas saja masyarakat tidak kebagian kalau tangki-tangki seperti ini yang membeli secara melanggar aturan," jelasnya.

Ia juga berharap pihak kepolisian menindak tegas para pelaku.

"Kita berharap pihak kepolisian menindak tegas para pelaku," Sambung Marten.

Baca selengkqpnya di artikel meduonline.co.id

https://meduonline.co.id/tiga-mobil-tangki-rakitan-pelansir-bbm-diamankan-manajer-spbu-baliase-naik-pitam-saat-dikonfirmasi/

Address

Masamba
92911

Telephone

+6282271121414

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Luwu Utara Update posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Luwu Utara Update:

Share