07/08/2026
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih, Sriyono, mengatakan wilayah yang terdampak kekeringan meliputi Kelurahan Tanjung Menang, Muara Dua, Sinar Rambang, Sukaraja, Kemang Tanduk, Tebing Tanah Putih, dan Karang Raja.
Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh musim kemarau yang kini mencapai puncaknya di wilayah Sumatera Selatan, sehingga sejumlah sumber air masyarakat mulai mengalami penurunan debit.
"Wilayah yang mengalami kekeringan saat ini antara lain Tanjung Menang, Muara Dua, Sinar Rambang, Sukaraja, Kemang Tanduk, Tebing Tanah Putih, dan Karang Raja," ujar Sriyono, Rabu (5/8/2026).
Sebagai langkah penanganan, BPBD Kota Prabumulih telah mendistribusikan bantuan air bersih sejak Sabtu (1/8/2026) kepada warga yang terdampak.
Setiap hari, BPBD menyalurkan sekitar 30.000 liter air bersih ke sejumlah titik berdasarkan permintaan dari pemerintah desa maupun kelurahan.
"Setiap hari tim BPBD menyalurkan air bersih ke rumah-rumah warga. Dalam sehari sekitar 30 ribu liter air kami distribusikan. Penyaluran ini dilakukan berdasarkan permintaan dari desa dan kelurahan," jelasnya.
Sriyono menambahkan, distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih ada kebutuhan masyarakat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan wilayah terdampak akan bertambah apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.
"Kemungkinan daerah lain akan menyusul mendapatkan distribusi air bersih. Kami akan terus menyalurkan bantuan apabila ada wilayah lain yang terdampak kekeringan," katanya.
Ia menegaskan, volume air yang disalurkan akan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah. BPBD berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari hingga kondisi cuaca kembali normal.